Reses : Mohammad Reza Berawi Tampung Keluhan Warga Kurungan Nyawa Pesawaran

Oplus_131072

WARTAPOST.CO.ID, Pesawaran — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza Berawi, melaksanakan kegiatan reses atau serap aspirasi masyarakat di Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (18/08/2026).

Mohammad Reza Berawi mengatakan, reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk menyerap dan menghimpun berbagai aspirasi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga selanjutnya akan menjadi bahan untuk diperjuangkan dan dikawal dalam pembahasan program pembangunan di tingkat provinsi.

“Tujuan dari reses adalah menyerap, mendengarkan dan mengawal aspirasi serta masukan masyarakat yang terfokus pada pembangunan di wilayah masing-masing, khususnya Kabupaten Pesawaran,” ujar Reza.

Menurutnya, kegiatan reses tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik maupun program pemerintah. Lebih dari itu, reses menjadi sarana mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat melalui pertemuan secara langsung.

“Kedatangan saya hari ini reses atau serap aspirasi, namun yang terpenting adalah silaturahmi tatap muka dengan warga,” katanya.

Ia berharap kehadirannya di tengah masyarakat melalui kegiatan reses dapat memberikan manfaat, terutama dengan mendengarkan kebutuhan warga secara langsung sehingga aspirasi yang disampaikan dapat diperjuangkan sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, warga Desa Kurungan Nyawa turut menyampaikan sejumlah harapan terkait pembangunan dan program bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung.

Salah seorang warga, Irin, berharap berbagai program pembangunan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung juga dapat direalisasikan di Desa Kurungan Nyawa.

Menurutnya, masyarakat Kurungan Nyawa juga memiliki kebutuhan pembangunan yang perlu mendapat perhatian pemerintah.

“Apapun program yang ada di Provinsi soal pembangunan, kami berharap bisa direalisasikan ke Desa Kurungan Nyawa. Karena kami warga Kurungan Nyawa juga membutuhkan,” ujar Irin.

Ia juga menyampaikan adanya aspirasi masyarakat terkait pemerataan program pembangunan antarwilayah. Menurut Irin, masyarakat Kurungan Nyawa berharap tidak terjadi kesenjangan dalam penempatan program pembangunan pemerintah.

“Dari penjelasan Bapak Dewan tadi, ada sejumlah program ditaruh di kecamatan sebelah. Semua program direalisasikan ke Negeri Katon, kami cemburu sosial. Lagi-lagi kami mohon, kami minta juga program bantuan dari pemerintah provinsi,” ungkapnya.

Aspirasi tersebut, kata dia, menjadi harapan warga agar pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran.

Menanggapi aspirasi tersebut, Mohammad Reza Berawi menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses akan menjadi catatan untuk diperjuangkan sesuai mekanisme dan kewenangan DPRD Provinsi Lampung.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan kebutuhan pembangunan secara terbuka, sehingga persoalan yang dihadapi di tingkat desa dapat diketahui dan menjadi bahan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

Melalui kegiatan reses ini, Reza berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin. Dengan demikian, berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat bawah dapat menjadi bagian dari agenda pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dalam upaya mewujudkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Pesawaran.

Related posts